kurikulum PAI 2013 ?

Menyimak tayangan metro TV tentang mapel PKN kurikulum 13, yang diselenggarakan Mahkamah Konstitusi 6 des 12 jm 20.00. mengingatkan kita sebagai GPAI dimana juga termasuk mapel yang akan di tinjau ulang . untuk itu yang sangat perlu diperhatikan di dalam PAI, ternyata bukan kurikulum materinya tetapi kurikulum model pembelajarannya, karena selama ini terjadi kesenjangan afeksi pemahaman di dalam kelas dengan pemahaman yang ada di masyarakat, apa yang dirasakan siswa di rumah tangga dan di masyarakat tidak bisa sambung dengan apa yang di dapat di ruang kelas. diantaranya adalah kurang mampunya GPAI mengkomunikasikan potret sosial ke dalam ruang kelas dan atau kurang luasnya GPAI terhadap esensi materi yang di ajarkan kepada siswa. atau juga GPAI merasa satu- satunya sumber nilai yang lain tidak ada.
untuk itu saya berpendapat bahwa jangan sekali- kali mengatakan model pembelajaran “anu ” tidak sesuai/ tidak bisa/ bertele- tele. tapi tidak satupun pernah di uji coba kepada siswa apalagi di evaluasi target pencapaian. ingat model pembelajaran bukanlah materi yang harus dipahami anak, akan tetapi sekedar alat untuk memasukkan nilai dan menjadi bahan perubahan siswa ke depan, baik secara keilmuan atau kemasyarakatan.
profesional padagogik akan memudahkan siswa untuk memahamai dan sekaligus menghubungkan dengan lingkungan masyarakat atau bahkan rumah tangga, sehingga pasti akan muncul pertanyaan- pertanyaan tapi dalam suasana rileks tidak terasa siswa bisa menilai dirinya sendiri. dan itulah ending dari PAI bukan hasil ulangan atau tes. jadi perubahan sikap dan mental ke arah yang baik merupakan tujuan Nabi Saw. di utus ke Bumi ini .
wal hasil karena jadilah GPAI yang ikhlas sanggup dinilai dan dicontoh dalam kehidupannya. karena profesional sosial untuk GPAI adalah menyangkut kehidupannya di masyarakat . semoga GPAI bisa

Iklan

Komentar ditutup.